THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Selasa, 26 Mei 2015

Lo yang PHP atau Gue yang terlalu ngarep?

Terkadang sebagai kaum yang dianggap lemah terutama dalam hal perasaan, kita sebagai cewek sering menjadi korban. Dan untuk yang sudah mengenal cinta pasti pernah menjadi korban asmara. Yups, istilah kekiniannya sih korban PHP a.k.a Pemberi Harapan Palsu. Banyak dari kita yang masih ga tau itu cowok cuma mau main atau serius. Sakitnya sih kalo caranya serius eh tapi cuma main doang, kan kampret.

Korbannya sih biasanya cewek jomblo, tapi ga menutup kemungkinan juga sama cewek yang udah punya pacar tapi masih demen orang lain. Dan modusnya sama, PDKT, perhatian, ngajak hang out, ngajak sesuatu yang bikin kita merasa spesial ( contohnya ngajak beribadah), dipuji, and finally diTINGGALIN. Awalnya kita pasti mikir dia emang mau serius sama kita, apalagi dibubuhi dengan perhatianya yang super duper amazing. Cara dan perlakuannya seakan meminta kita untuk menerima dia apabila dia bilang “kamu mau jadi pacar aku?” pff.

Tapi perlu digarisbawahi juga antara Cowok yang PHP atau Cewek yang terlalu ngarep. Misalnya, kalo cowok selalu menghujani perhatian, pujian, tapi akhirnya ninggalin yaitu cowok PHP. Tapi kalo misalnya lo yang perhatian dan cowoknya biasa aja terus ninggalin lo dan lo merasa di PHP-in ya lo terlalu ngarep. Sebenernya mah simple aja. Kalo belom jadi ya ga usah pake perasaan-perasaan banget.


Sekedar tips aja, kalo lo merasa di PHP-in ya udah ikhlas aja. Tuhan ga tidur dan lo ga perlu pasang lagu Audy apa Audi yang menangis semalam buat jadi soundtrack kisah cinta lo yang menyedihkan itu. Ga kebayang mata lo bengkak cuma nangisin mahkluk ga penting sementara tugas lo numpuk kayak utang anak kosan di warung makan. Tuhan ga tidur kok, setiap orang akan mendapat karmanya. Lo cuma harus introspeksi diri, memantaskan diri, dan menaikkan rasa PD lo untuk siap bertemu yang serius dan lebih baik. Untuk apa lo tetap bertahan sama orang yang bad attitude, berani mencuri hati tapi ga berani bertanggung jawab.



Buat lo yang terlalu ngarep, saat dia udah ninggalin lo ya lo ninggalin dia juga. Ga ada alasan juga lo ngejar cinta dia dan berharap dia bakal suka sama lo. Hello, ini bukan FTV. Lo cuma harus sadar, saat ada penolakan maka ada penerimaan MABA . Ya intinya, saat ada orang yang mengabaikan lo, akan ada orang yang menerima kehadiran lo beserta paket cinta lo. It’s just a matter of time, be patient.

Jumat, 22 Mei 2015

What’s Wrong Being a Single?





Jomblo, single, jombs, atau apapun yang menunjukkan identitas lo yang have no bla bla friend pasti sering lo dengar jadi bahan ledekan. Apa segitu parahnya identitas itu? Sampe beberapa orang jadi “agresif” demi identitas “Taken” atau “Sold Out”  yang terkadang mereka terlihat seperti barang obral di dalam keranjang dengan tulisan Disc 70%.

Tapi ga semua seperti itu. Ada kok yang benar-benar serius ngejalaninya. But, terkadang entah pengetahuan dari mana kalo jomblo itu dikaitkan dengan istilah ga laku atau ga ada yang mau. Gue, gue salah satu korban dari keganasan istilah jomblo kekinian yang hanya dijadikan lelucon oleh mereka yang alay.

What’s wrong being single? Jomblo? Jombs? Or  whatever? Ga ada yang salah toh? Toh gue have fun. Mereka yang mementingkan identitas akan tertawa terbahak-bahak ketika temannya jomblo. Bahkan, ada yang bilang gue ga laku. Hahaha but i must not to tell them how many boys want to be my boyfriend. Bahkan ada yang setiap hari kirim gue sms nanyain udah makan, udah mandi, lagi apa, kenapa muka gue enak dipandang. Oh shit! Those are just fuck*ing bullshits ever. Ada juga yang nembak gue, tapi emang dasarnya gue ga suka dan mereka terlalu agresif, so bye ajalah.

Banyak hal kenapa orang betah jomblo. Jomblo it’s not a destiny. Bukannya kalian juga memahami bahwa Tuhan sudah mempersiapkan kita pasangan masing-masing, layaknya hawa yang dipersiapkan untuk adam?

Gue jomblo karena banyak hal. Gue jatuh cinta pada seseorang dengan waktu yang cukup lama dan ternyata orang itu tak memiliki ketertarikan sama gue ya udah gue terus dengan perasaan gue ke dia walaupun dia dengan orang lain. Saat gue ga jatuh cinta dengan siapapun, banyak yang mendekati gue seperti singa melihat anak rusa, terlalu agresif dan dalam hati gue Cuma bisa bilang “cukup satu aja Tuhan” dan faktanya itu lebih dari satu.

Gue pernah dekat dengan orang yang umurnya cukup jauh sekitar 5-8 tahun di atas gue dan mereka memperlihatkan bahwa mereka ingin pacaran sebentar dan langsung menikah saja. Hello gue masih muda, masih mau menggapai mimpi. Dan lo ajak gue untuk cepat-cepat jadi ibu rumah tangga dan ngurus suami. Talk to my hand. Gue belum cukup dewasa untuk ini. Not for now, tapi masa itu akan datang dan saat itu datang gue udah siap.

Ada juga anak kemaren sore, umurnya seumuran adek gue dan dia nembak gue 2 kali. Bahkan teman sekelas adek gue pun coba buat deketin gue. What the hell’s goin on?

Gue ga pamer berapa banyak yang deketin gue di dalam tulisan gue kali ini. Mungkin gue ga terlalu ambil pusing, tapi coba lihat di luaran sana yang sering diledekin jomblo. Apa yang ngeledekin tau bagaimana perasaan mereka diledek jomblo? Mungkin kalo sekedar jomblo itu bukan masalah, tapi kalo ada embel-embel ga laku dan sebangsanya? Kalian bisa jamin dia baik-baik aja?


Bahkan menurut pemahaman gue, gue pacaran itu untuk menikah. Kenapa gue masih jomblo, mungkin Tuhan tau bukan saatnya gue punya pacar karena gue belom siap menikah. Jadi buat kalian yang merasa dirinya udah laku kalian bangga gitu? Hahaha buat kalian yang merasa udah laku alias SOLD OUT  ingat ya, orang yang pacaran itu kemungkinan besar jadi jomblo dan begitupun sebaliknya. Namanya juga roda kehidupan. BYE MAKSIMAL !!!

Sabtu, 16 Mei 2015

It's My Story, so What's Yours? 3

#WTN_Event_1

“Lakukan Hans. Cepat!! Bukankah kau ingin bercinta dengannya?” Ferry terus menggoda Hans dengan perkataan-perkataannya.
“Aku sayang sama kamu Hans. Jangan lakukan ini. Aku mohon” Mein mulai menangis membayangkan bahwa sebentar lagi ajal menjemputnya dengan cara mengenaskan. Ferry yang tak sabar langsung menikam kepala Mein dengan pisau tajamnya. Hans terkaget melihat darah mulai mengalir di wajah kekasih tercintanya. Hans langsung memeluk tubuh Mein sebelum dia terjatuh. Hans mulai menangisi apa yang terjadi. Dia berteriak masih tidak ikhlas atas perbuatan Ferry. Hans mencium pipi Mein dan kemudian mengecup bibir Mein, ada aroma darah. Hans yang sebelumnya melow tiba-tiba berubah menjadi beringas layaknya monster. Dia mulai menciumi bibir Mein, bahkan menggigitnya dengan kuat hingga daging bibirnya luka dan berdarah. Dia mengelus wajah Mein dengan pisau yang dipegangnya. Sepertinya dia sudah kehilangan akal sehat.
“Hei bodoh. Cepat bantu aku menyelesaikan pekerjaan ini!” ujar Ferry sambil menarik Mein dari dekapan Hans dan mulai menusuk tubuh Mein dan mengambil organnya. Hans membantu Ferry melakukan tugasnya. Walau dia masih merasa luka di hatinya, namun dia tak ingin pekerjaan ini tanggung, dia ingin menyelesaikan pekerjaan ini dengan segera.
Ternyata pada kurun waktu yang tak lama, polisi meringkus kedua penjahat ini di rumah Hans. Mereka dilaporkan bukan karna tuduhan pembunuhan, melainkan KDRT. Tetangga sempat mendengar teriakan dari rumah Hans dan berfikir ada kekerasan dalam rumah itu dan polisi malah menemukan fakta lain. Atas laporan itu mereka menemukan penjahat yang selama ini buron.
Saat ini Ferry sedang mengikuti persidangan dan Hans, ya kau tau kan terakhir mendekap Mein dia sudah kehilangan akalnya? Dia ada di rumah sakit jiwa di dalam ruangan khusus. Dan aku, aku akan melanjutkan pekerjaan kakakku yang tolol itu. Dan sepertinya aku harus mengencani banyak wanita agar memudahkan pekejaanku.

-Tamat-

It's My Story, so What's Yours? 2

‪#‎WTN_Event_1‬

kebutuhan keluarganya.

*****

“Kembali lagi tanah air kita dikejutkan berita tentang pembunuhan dan pencurian organ dalam manusia. Menurut analisa polisi motifnya masih sama yakni kebutuhan finansial. Beberapa orang telah diringkus aparat kepolisian, namun mereka masih membungkam untuk memberitahu siapa pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini. Polisi masih menyelidiki pelaku yang masih belum diketahui identitasnya.” Hans menonton berita sore di rumahnya. Dia mulai takut jika aksinya diketahui oleh polisi. Ancaman hukuman mati bisa didapatnya dan keluarganya akan menderita karna selama ini Hans yang menjadi tulang punggung. Tapi selain itu ada alasan lain yang membuat dia sulit keluar dari pekerjaan ini. Dia sangat bernafsu melihat wajah yang terbujur kaku dan tidak bernyawa dan membayangkan bisa bercinta dengannya. Hanya untuk kepuasan nafsu semata, bukan kepuasaan batin dan cinta.
“Kau sudah lihat berita itu?” Mein membanting pintu dan langsung duduk di sofa di tempat Hans berada. Hans terkejut tapi dia tak mengeluarkan sepatah kata pun. “Aku sudah bilang padamu, tak seharusnya kamu berada dalam pekerjaan itu Hans. Kamu terlihat seperti monster.”
Hans kaget mendengar ucapan kekasihnya. Dia menatap gadis itu dalam-dalam. Namun dia sadar ya memang tak seharusnya dia berada di dalam pekerjaan mengerikan itu. Tiba-tiba telponnya berdering, “ya hallo.”
“Hei Hans, malam ini kita beraksi.” Ujar seorang di seberang telpon.
“Are you crazy? Kita hampir ketahuan. Kau mau kita berdua mati?”
“oh come on. Ini sekarang tugasmu. Temukan mangsa kita dan kita habisi dia. Jangan sampai ketahuan polisi. Aku tak mau tertangkap. Aku jemput kamu di rumahmu” Orang yang tak lain adalah Ferry langsung menutup telponnya. Hans berfikir siapa yang menjadi korban selanjutnya. Bahkan dia tidak punya waktu untuk keluar dan menandai korban yang akan di ambil organnya. Mungkin yang paling mudah adalah orang sekarat, tapi mana mungkin orang sekarat berkeliaran malam-malam di jalan.

*****

“Hei, siapa dia?” Ferry masuk ke dalam rumah Hans dan mendapati Mein ada disitu. Matanya tak berhenti menatap Mein dengan tatapan beringasnya. Mein merinding dengan mata Ferry yang layaknya serigala ingin menerkam. “Aku mau dia!” Ferry membisikkan kalimat itu sangat pelan di telinga Hans.
Hans bergidik ngeri. Dia tidak menyangka jika kekasihnya menjadi target selanjutnya. “Kau tidak mau kan kita tertangkap polisi? Cari korban yang mudah saja, yang sudah masuk ke jeratnya” Ferry mengeluarkan seringainya. “Bukankah kau bernafsu melihat mayat? Lihatlah betapa cantiknya dia jika dia terbujur tanya nyawa.”
Hans merasa dirinya dirangsang oleh kata-kata Ferry. “Ya, aku sangat ingin mengecup bibirnya dan menikmatinya. Selama ini aku hanya bisa membayangkan saja, karna dia menolak setiap kuajak. Mungkin karena pengaruh agamanya yang kuat. Oh Mein, tubuhmuuuu..” Batin Hans.
Hans pergi ke dapur dan meninggalkan Mein dan Ferry di ruang tamu.
“Dan kau berapa umurmu nona manis?” Tanya Ferry sambil mencoba menarik tangan Mein. Mein yang merasa ngeri langsung menuju Hans, sementara Hans sudah memegang pisau yang biasa dia gunakan untuk bekerja.
“Hans apa yang mau kau lakukan?” Mein berjalan mundur menjauhi Hans. Dia masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

It's My Story, so What's Yours?

Cerpen ini mengandung unsur psikopat dan 19+. Jangan anggap penulis memiliki penyakit kejiwaan sama seperti tokoh cerita. Ini dibuat hanya untuk mengikuti perlombaan. Dan Puji Tuhan, penulis menang. Lets read!


‪#‎WTN_Event_1‬

“Hans, bisakah kau mencari pekerjaan lain?” tanya Mein pelan, ia sedikit khawatir dengan pekerjaan yang dilakukan kekasihnya saat ini.
Seperti biasa, Hans hanya menanggapi dengan senyuman di bibir tanpa kalimat tanggapan apa pun. Sering sekali Mein menanyakan tentang itu. Seingat Hans, ini sudah yang kelima kalinya, padahal masih pagi. Belum ada dua jam sejak mereka bertemu di gerbang kampus.
“Aku membutuhkan uang Mein, uang. Jika aku membuang kesempatan ini, dari mana aku mendapatkan uang untuk kehidupanku? Untuk keluargaku?” Hans mengelus lengan Mein, berharap agar kekasihnya tak mengkhawatirkannya lagi. “please, trust me! I’ll safe honey.” Dia mengecup tangan Mein, lalu meninggalkan Mein sendirian terpaku dengan keyakinan Hans akan pekerjaannya itu.
Mein tak habis pikir kenapa kekasihnya mau bergabung untuk menculik dan mengambil organ tubuh manusia untuk diperjualbelikan di pasar gelap. Ya, hal seperti ini bukan hal baru. Tapi Mein tak habis pikir jika pekerjaan itu dilakukan oleh orang yang dia cintai. Mein hanya bisa menitikkan air mata berharap Hans tak melakukan pekerjaan mengerikan itu lagi.

*****

”Toloooong.. toloooooooooonggg. Ampun jangan bunuh saya” terdengar teriakan seorang gadis di kegelapan malam yang mulai tertelan deru air hujan.
“Diamlah kau nona manis!” ucap Seorang pria sambil mengeluarkan sebilah pisau. Dijilatnya pisau itu sambil matanya menatap dengan tajam. “Sebentar lagi darahmu akan menetes disini.”
Tiba-tiba gadis itu mencoba untuk kabur, dengan cepat pria tersebut langsung menarik kaki gadis itu dan menancapkan pisau di kakinya. Perlahan dia menyayat kaki yang indah tersebut, gadis itu menjerit kesakitan. Tak dapat dibayangkan sebelumnya jika nasibnya menyedihkan seperti ini. Pria itu memukul dengan keras kepala gadis itu, berharap gadis itu pingsan tapi ternyata gadis itu masih sadar dan hanya dapat menekan wajahnya ke tanah untuk menahan rasa sakit.
“Aku tak ingin membuatmu seperti ini. Tapi kau memaksaku dengan tingkahmu gadis tolol. Hei kau anak baru, kenapa hanya melihat saja? Kau mau hidupmu sepertinya? Bantu aku cepat! Atau kau akan berakhir seperti ini.”
“B..baa.. baaiikkk” Seorang yang lain yang sedari tadi hanya membeku menyaksikan penyiksaan yang biasa dia lihat di film mulai membantu rekannya untuk menyelesaikan pekerjaan. Dia mulai melucuti pakaian gadis itu agar memudahkan pekerjaannya. Sejenak dia menatap, dia teringat oleh seseorang yang dicintainya, Mein, ya gadis itu adalah gadis yang sudah mengingatkannya untuk berhenti dari pekerjaannya sekarang dan pria itu adalah Hans. Tapi dorongan finansial membuatnya melupakan urusan cinta. Perlahan dia mulai menempelkan pisau di bagian belakang tubuh gadis itu.
“Aaarrrrrgggghhhh” gadis itu teriak lebih kencang dari sebelumnya. Terlukiskan betapa sakitnya pisau yang mencoba menembus tubuhnya.
“Hei anak baru jangan sampai kau merusak ginjalnya. Lakukan sesuai yang diajarkan padamu atau ginjalmu yang menjadi gantinya.”
Sesenti demi sesenti pisau itu semakin membuat sayatan indah di tubuh mulus gadis itu. Darahnya mengucur dengan deras. Tubuh putihnya kini berubah menjadi merah. Ntah mengapa Hans yang awalnya masih ragu, malah terpacu adrenalinnya untuk melakukan itu lebih kasar. Sekarang gadis itu sudah tak bernyawa. Organ tubuhnya sudah diambil semua. Hans melihat gadis itu, “Cantik juga” batinnya.
Matanya mulai melihat lebih dekat wajah gadis itu. “Ooohh bibir itu. Dapatkah aku memilikinya?” Perlahan hans mulai mendekatkan bibirnya ke bibir gadis itu. Sangat sangat perlahan.
“Hei bodoh. Kau berfikir untuk mencium mayat itu dan kemudian bercinta dengannya? Jangan bermimpi! Ayo lekas angkut dia, jika tidak maka kau akan bertemu dengannya di neraka!” ujar orang yang tak lain adalah bossnya bernama Ferry. Dia orang yang kasar sehingga melakukan pekerjaan ini adalah hal mudah baginya.
Lambat laun Hans mulai mencintai pekerjaannya. Dia bisa mendapatkan uang banyak dalam waktu singkat dan pastinya dia bisa mencukupi segala kebu

Rabu, 01 April 2015

Semarang Kota Teramah



SEMARANG, pesonanya membuat kita merasa ingin kembali lagi dan lagi. Tempat wisata yang tak bosan untuk dikunjungi, orang yang ramah dan murah senyum serta jalanan yang apik membuat daya tarik kota ini begitu kuat. Gue balik ke dunia perblog-an buat kasih lo referensi mengenai liburan gue ke Semarang kali ini. Gue ke Semarang bukan untuk yang pertama kali, tapi daya tariknya wow bikin gue mau balik lagi. Sebelum lo melakukan perjalanan, pastikan dulu lo tau apa tempat yang lo bakal kunjungi, berapa tarif angkutan, bagaimana kultur/budayanya. Ok tanpa banyak cingcong gue bakal kasih lo rincian dari awal sampe akhir. But ini tentang one day trip dan liburan ala Traveler Ke.......re.


Pesan Tiket Jauh-Jauh Hari

Buat lo yang mau jalan-jalan dengan biaya minimalis, cari tiket murah itu sangat dibutuhkan. Kali ini gue naik Kereta Api dan membeli 1 bulan sebelum perjalanan dengan harga pergi Rp 45.000 dan harga pulang Rp 50.000. kalo ga mau on the spot , lo bisa beli di Alfamart atau apapun yang menjual tiket ini. sesampainya di stasiun lo bisa cetak tiket mandiri dengan struk pembelian tiket yang tadi.

        


Buat Daftar Perjalanan

Lo harus tau tempat apa yang mau lo kunjungi dan lo juga harus tau seberapa jauh perjalanan itu. Saran gue, lo bikin list dari tempat terdekat sampai terjauh. Jangan lupakan juga biaya perjalanan. Kalo ribet, lo bisa gunakan Google maps untuk liat rute perjalanan. Sayang kan kalo handphone canggih ga digunakan semaksimal mungkin, masa iya cuma ngedit poto doang.

                                           

tempat yang gue kunjungi:
- Masjid Agung Kota Semarang
- Pasar Johar
- Lawang Sewu tiket masuk Rp 10.000
- Tugu Muda
- Simpang Lima
- Pagoda Avalokitesvara
- Kota Lama

Dari Stasiun Semarang Poncol naik angkutan arah Lawang Sewu Rp 5000, dan akan melewati Masjid Agung Kota Semarang tapi karena rame dan pakaian yang digunakan ga memungkinkan masuk ke Masjid akhirnya cuma bisa melihat aja. Setelah itu ke pasar Johar. Pasar yang terkenal dengan barangnya yang murah menarik perhatian untuk disambangi.


jalanan kota semarang, iseng foto dari angkot

Sampai di Lawang Sewu bayar tiket masuk Rp 10000, lo bisa memasuki ruang bawah tanah dengan biaya tambahan Rp 30000, tapi karena waktu gue dateng lagi renovasi, maka kegiatan itu mustahil dilakukan.


Berjalan sedikit lo bakal temui Tugu muda, kalo dari google  maps sekitar 3 menit kalo jalan kaki. Selepas itu lo bisa jalan sekitar beberapa menit ke arah simpang lima, tempat lo bisa beli oleh-oleh, disini cukup murah, Gue cukup puas dengan oleh-oleh yang gue beli dan tentunya dengan harga yang terjangkau cuma Rp66.000 aja udah dapat getuk 2, kemplang2, mochi dengan taburan wijen1, manisan 1, dan brem 1.


Abis dari simpang lima, lo bisa naik bis lalu angkot buat ke Pagoda, ongkosnya cuma Rp 5000 + Rp 3000. Sesampainya lo di pagoda, lo ga perlu tuh bayar tiket masuk, FYI untuk yang bawa motor mungkin Rp 2000 untuk biaya parkir.

     


Di Pagoda ini bukan cuma ada pagodanya aja tapi ada spot yang bagus juga. Ada patung Dewi Kwan Im juga, dan lain-lain.




Setelah puas, lo bisa lanjutin perjalanan ke Kota Lama. Dari Pagoda lo bisa naik bis dari Ambarawa dengan biaya 5000 aja.  Disini lo bakal nemui gereja yang kece banget strukur bangunannya mirip di eropa. Dan lo juga bakal nemui pemandangan yang bikin mata dan hati sakit, ya apalagi kalo ga muda-mudi yang pacaran sambil menikmati makanan jalanan di sekitar gereja.  Tempat ini bukan cuma terkenal gerejanya aja, tapi bangunan tua lainnya.


       

Setelah puas keliling kota Semarang, gue balik ke Stasiun Semarang Poncol dengan menggunakan becak. Dan itu cuma Rp 10000 aja. Seharian di semarang bikin lapeeeeerrrr, lo bisa ngisi perut di tempat makan sekitaran stasiun. Dengan menu nasi, telur, sayur dan air putih bisa didapetin dengan harga Rp 7000. Karna gue makan siang dan malam ya berarti Rp 14.000.

Inilah contoh rute perjalanan gue, dan lo harus bikin ini serinci mungkin. Jangan sampai pengeluaran lo membengkak ya karena jalan ga sesuai aturan.



Berbaur

Berbaur dengan orang sekitar, pergunakan mulut untuk tersenyum dan bertanya. Apalgi lo orang baru, sekalipun ada bantuan map, lo tetap butuh penduduk asli untuk menuntun perjalanan lo. Jangan jutek-jutek yaaaa. *keep smile :)


Tau Musim

Indonesia cuma punya dua musim, hujan dan panas. Saat lo pergi lo harus tau itu lagi musim apa. But apapun musimnya tetap bawa baju hangat ya untuk menemani malam-malam yang dingin haseeekk. Dan buat jaga-jaga bawa mantel karena ribet kalo pake payung.


OK, sekarang waktunya akumulasi berapa duit yang gue habisin.

1. Dari Kampus Untirta ke stasiun Serang Rp 4000
2. Dari Stasiun Serang ke Duri Rp 5000
3. Dari Duri ke UKI naik busway Rp 3500 (nginep semalam)
4, Dari UKI ke Kp. Melayu Rp 4500
5. Dari Kp Melayu ke Stasiun Senen Rp 5000
6. Dari Senen ke Semarang Poncol Rp 45000
7. Dari Stasiun Semarang Poncol ke Lawang Sewu Rp 5000
8. Tiket masuk Lawang Sewu Rp 10000
9. Oleh-oleh di Simpang Lima Rp 66.000
10. Dari Simpang Lima ke Pagoda Rp 8000
11. Dari Pagoda ke Kota Lama Rp 5000
12. Dari Kota Lama ke Stasiun Rp 10000
13. Makan 2 kali Rp 14.000
14. Dari Semarang Poncol ke Senen Rp 50.000
15. Dari Senen ke Kali Deres naik busway Rp 3500
16. Dari Kali deres ke Serang 10000

dan TOTALNYA Rp 248.500 udah bisa ke Semarang dan balik Ke Serang. murah bukan? FYI kalo kira-kira bisa ditempuh dengan jalan kaki, ga usah naik kendaraan yah, lumayan buat oleh-oleh. nah inilah gaya jalan-jalan gue. Gimana sama lo??

Kamis, 12 Maret 2015

saat jatuh cinta 3

"Eh gue serius mir. Lo suka sama siapa sih?" Dion menatapku dengan tatapan penuh selidik. Tak dapatkah dia melihat cinta yang memancar dari mata ini?

"Udah lupain aja. Gue mau ke kantin. Mau ikut ga lo?"

"Ga deh. Kaki gue masih pegel mir." Ujarnya sambil memijit kaki.

Kasihan dia pasti pegel karena nemenin gue bulak balik fotocopy-an, perpus, fakultas. Tapi itulah yang membuatku semakin jatuh cinta. Bagaimana tidak, dia sahabat yang selalu ada apapun keadaanku. Tapi, sayang friend always be friend.

Hari pun kulalui tanpa kekasih, bukan hal yang memalukan sih. Toh buktinya aku mampu bertahan. Walau kadang merasa kesepian.

Apakah aku sudah bilang kalau musik adalah bagian dari hidupku? Honestly, aku ga bisa main alat musik, aku hanya ingin menjadi penikmat saja. Dikesendirianku seperti saat ini, aku sedang mendengarkan lagu Pemuja Rahasia. Ntah kenapa lagu ini seperti ada magnet. Haha mungkin karna aku mengalami hal yang sama.

Aaaarrgghh kenapa aku harus jatuh cinta dengan sahabatku sendiri? Apa aku ga bisa cinta dengan orang lain? Setahun sudah aku memendam perasaan ini. Orang mungkin melihatku sebagai sosok dingin terhadap cinta, tapi bukan itu kenyataannya. Aku juga memimpikan dia datang menghampiri dan ungkapkan cinta. Tapi apa mau di kata, keadaan tak mengijinkan.


"Lo kenapa sih bengong mulu?"

"Diooooooooonnn kenapa sih lo hobby ngagetin gue?"

Bukannya menjawab, Dion malah duduk di samping gue. "Gue masih kepo sama orang yang lo suka"

Aku memalingkan wajah, berusaha untuk tak terlihat kaku. Tapi kurasa inilah saatnya. Bukankah lebih baik dikatakan dari pada dipendam sampai tua?

"Apa perasaan lo kalo gue bilang orang itu lo?"

Dion melotot dengan nafas seperti sesak tak percaya dengan yang kuucapkan.

"Lo serius?"

Gue cuma bisa menunduk. Ga tau harus bersikap seperti apa.

yoola carl

yoola carl
ntahlah

Pengikut

yoola caroline fan box

Project Playlist