THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Rabu, 11 Maret 2015

saat jatuh cinta 3

"Eh gue serius mir. Lo suka sama siapa sih?" Dion menatapku dengan tatapan penuh selidik. Tak dapatkah dia melihat cinta yang memancar dari mata ini?

"Udah lupain aja. Gue mau ke kantin. Mau ikut ga lo?"

"Ga deh. Kaki gue masih pegel mir." Ujarnya sambil memijit kaki.

Kasihan dia pasti pegel karena nemenin gue bulak balik fotocopy-an, perpus, fakultas. Tapi itulah yang membuatku semakin jatuh cinta. Bagaimana tidak, dia sahabat yang selalu ada apapun keadaanku. Tapi, sayang friend always be friend.

Hari pun kulalui tanpa kekasih, bukan hal yang memalukan sih. Toh buktinya aku mampu bertahan. Walau kadang merasa kesepian.

Apakah aku sudah bilang kalau musik adalah bagian dari hidupku? Honestly, aku ga bisa main alat musik, aku hanya ingin menjadi penikmat saja. Dikesendirianku seperti saat ini, aku sedang mendengarkan lagu Pemuja Rahasia. Ntah kenapa lagu ini seperti ada magnet. Haha mungkin karna aku mengalami hal yang sama.

Aaaarrgghh kenapa aku harus jatuh cinta dengan sahabatku sendiri? Apa aku ga bisa cinta dengan orang lain? Setahun sudah aku memendam perasaan ini. Orang mungkin melihatku sebagai sosok dingin terhadap cinta, tapi bukan itu kenyataannya. Aku juga memimpikan dia datang menghampiri dan ungkapkan cinta. Tapi apa mau di kata, keadaan tak mengijinkan.


"Lo kenapa sih bengong mulu?"

"Diooooooooonnn kenapa sih lo hobby ngagetin gue?"

Bukannya menjawab, Dion malah duduk di samping gue. "Gue masih kepo sama orang yang lo suka"

Aku memalingkan wajah, berusaha untuk tak terlihat kaku. Tapi kurasa inilah saatnya. Bukankah lebih baik dikatakan dari pada dipendam sampai tua?

"Apa perasaan lo kalo gue bilang orang itu lo?"

Dion melotot dengan nafas seperti sesak tak percaya dengan yang kuucapkan.

"Lo serius?"

Gue cuma bisa menunduk. Ga tau harus bersikap seperti apa.

saat jatuh cinta 2

Tapi, tapi, wah ternyata dia.
"Gue suka sama tulisan lo. Apalagi sama cerpen lo mir. Kayaknya lo punya bakat melukis deh, eh menulis maksud gue hehehe" sambungnya lagi namun aku masih tak sanggup berkata-kata.

"Lo suka tulisan gue, tapi gue suka sama lo Di." Suara itu hanya imajinasiku dan kuharap Dion tak mengetahuinya.

Dion adalah sebuah nama yang mampu menyita ruang dalam otakku untuk tertuju pada nama itu. Menatap matanya membuatku tenggelam dalam cinta. Mendengar suaranya, bagai terdengar suara merdu dari surga. Ya aku terlihat lebay, tapi bukankah itu yang ditunjukkan oleh mereka yang mencinta?

"Dion, gue mau curhat."

"Ok. Curhat apa?"

Aku terdiam, aku tak tahu harus memulai dari mana. Lidahku begitu kelut. Mencoba berkata A pun tak sanggup.

"E..e..emm.. emm gu..gue mau nanya apa pendapat lo tentang cewek yang ungkapin perasaannya duluan?"

"Yah kalo kata gue sih keren."

Aku tersenyum mendengar perkataannya, dia bilang kereeeennn..

"Berarti cewek gitu siap, siap ditolak. Karna cowok lebih suka sama cewek yang sabar menunggu. Pernah dengar Lady In Waiting ga lo?"

Aku menggeleng lemah, ternyata pendapatnya tak seperti yang kuharapkan.

"Nah cari tau deh tuh. BTW lo lagi suka ya sama orang?"

"Ga. Sama monyet.

"Ya ampun kelamaan jomblo sih lo. Monyet aja diembat. Mending sama gue" dia memainkan kerah bajunya dengan lagak sok keren, tapi kuakui dia memang keren.

"Pease katakan kalimat terakhir itu sekali lagi." Ucapku dalam hati.

Saat Jatuh Cinta 1

"Hei mir, ngapain lo?" tanya seorang teman yang membuyarkan konsentrasiku. Ya, dia cukup mengagetkanku yang sedang mendengarkan lagu sambil membaca buku.

"Biasa lah cin" ucapku seraya menunjukkan bukuku. Hal seperti ini biasa kulakukan, terlebih saat aku bosan dengan kehidupan yang setiap sisinya penuh dengan makhluk kasmaran.
Tapi itu sisi kehidupan mereka, bukan sisi kehidupanku.

"Ehh si Rino nanyain lo mulu"

"Beuh doi mulu. Udah buat lo aja"

"Lah diakan maunya sama lo, kenapa jadi gue?"

Aku melotot ke arah Cindy, "Cindy, lo kan tau gue lagi ga mau berhubungan dengan siapapun untuk sekarang"

"Iya gue tau kok" ujar Cindy sambil merangkulku. Dia sahabat yang baik, tapi ada satu rahasia yang dia tak tahu, dia tidak tahu kalah di hatiku ada seseorang.

*****

  "Bukankah cinta membuat bahagia? Lalu kenapa dia menghadirkan luka? Apakah hanya pria yang pantas ungkapkan cinta? Sehingga wanita harus menunggu lama bersabar prianya sadar? Jika demikian, maka tak ingin aku merasakan cinta.

Aku galau karna dia, dan tertawa pun karna dia. Seribu kali pun aku bilang tak ingin merasakan cinta, tapi kenyataannya berbeda. Cinta dan manusia bagai dua sisi mata uang, tak dapat terpisah.

Jika saatnya nanti tiba, maka seluruh hati kupersembahkan untuk cinta" Aku mencoba menuliskan sebuah puisi tanpa judul di blog yang sudah usang ini, maklum aku menggunakannya sejak kelas 1 SMA. Ntah kenapa menulis menjadi salah satu kegiatan menyenangkan.

"Wiih menyentuh banget. Sedih gue bacanya" hah sial. Kenapa orang begitu suka membuatku kaget?

Selasa, 03 Maret 2015

Menanti Dalam Diam

Jika di survei mungkin menunggu atau menanti adalah kegiatan paling menyebalkan dan membosankan. Tapi bagaimana jika kamu mampu melakukannya dalam waktu yang lama demi seseorang? Bukankah itu menyenangkan? Bukankah timbul kepuasaan tersendiri saat kamu sadar kamu mampu?

"Menanti" memang hal yang sering dilakukan oleh mereka yang sedang berharap. Tapi, mereka tidak mengumbar alias hanya diam dan mereka yang tau apa yang mereka rasa.

Hal seperti ini memberi sejuta sensasi, mampu berakting layaknya bintang film untuk menyembunyikan perasaannya. Namun coba perhatikan dalam-dalam kedua matanya, kau akan menemukan cinta yang tersembunyi dalam dirinya. Hal ini hanya dipahami oleh mereka yang menanti dalam diam.

Surat Cinta Untuk Dirimu Di Masa Depan

Raga kita tak pernah bertemu, hati kita pun juga. Mungkin belum waktunya saja. Kau tidak mengenalku, aku pun begitu. Tapi tahukah kamu kalau dirimu begitu berarti untukku? Aku adalah gadis yang menantikan dirimu di tiap-tiap hariku. Jika kau ingin tahu siapa yang  memikirkanmu di tiap malam sebelum tidur dan siapa yang sangat mencintaimu di masa depan, maka jawabannya adalah aku.

Aku adalah gadis dengan segala keterbatasan yang kumiliki, dan aku butuh kamu untuk melengkapi. Mudah bukan? Ya jika kita menjalaninya bersama-sama. Kau tahu, aku sedikit cerewet jika sesuatu tak berjalan semestinya, mungkin itu tabiatku yang sok perfeksionis, aku harap kamu maklum.

Namun seiring berjalannya waktu kau akan tahu kekuranganku yang lain. Walau pada akhirnya kau yang akan melengkapi, bukan berarti aku akan diam dengan segala kelemahanku ini. Selama hidupku targetku hanya satu, yakni menjadi seseorang yang membanggakan. Semua yang kulakukan, baik itu taekwondo, belajar memasak walau akan terciprat minyak, dan menghabiskan hariku dimasa muda ini dengan kegiatan menyenangkan agar nanti aku mampu betah di rumah mengabdi padamu dan keluarga kita, itu semua kulakukan agar kau bangga denganku, hingga kau dapat berkata dalam hati "akulah orang paling beruntung di dunia ini karena memilikimu".

Aku pernah jatuh cinta dan terluka karena cinta, namun bukan itu poinnya. Kau harus tau aku cukup kuat untuk menahan semua rasa sakit itu hingga aku menemukanmu untuk menutup segala serpihan hati yang pernah hancur.

Wahai dirimu di masa depan, jika suatu saat kita bertemu hingga dipersatukan dalam nama Tuhan, ingatlah untuk jangan pernah melepaskan aku. Saat amarah mengusai kita, ajaklah aku duduk bersama dan berdoa, karena batu yang kuat pun akan hancur dikikis air, begitupun amarah yang besar.

Hahaha usiaku saat menulis ini masih 20 tahun, terlalu muda? Ya, tapi bukankah usia bukan penghalang membatasi cara kita berpikir? Dan perlu kamu tahu, saat tulisan ini tertuang, aku sedang memikirkanmu sambil mendengar lagu Marry Your Daughter.

Sekian surat cintaku untuk dirimu. aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu, dan aku harap kau pun begitu.



Dengan cinta, Febyola Hutagaol, 3 Maret 2015, 11.53 PM

Minggu, 01 Februari 2015

TRIP TO SOUTH LAMPUNG (SIGER) 27 Januari 2015

Hehehehe awal tahun kali ini gue mau share sama kalian semua tentang perjalanan gue ke Lampung. Cuma Lampung Selatan sih karena tujuan gue sama temen gue cuma Siger.
Ok, cus karena kita ini anak kuliahan di Untirta, jadi kita langsung cau aja ke Merak pada pukul 7 pagi. Ongkos dari Serang ke Merak itu Rp 10.000. setelah itu kita bergegas membeli tiket kapal Ferry Rp 15.000 tujuan Bakauheni kelas ekonomi. Setelah itu kita langsung naik ke kapal.


Nah sebelum kapal jalan kita narsis dulu. Karena sebelum berangkat gue kepo di internet dulu, katanya sih nih ya katanya paling kalo nyebrang itu sekitar 2-4 jam ke Lampung. Lumayan lama tuh. akhirnya karena bosan di tempat duduk plus hiburan yang ga menghibur sama sekali di kapal, gue sama temen gue namanya Kak Nova punya great idea, yaitu muterin kapal nyari spot foto yang bagus muehehe.

eh nemu nih spot yang bagus plus model yang kece......pian hahaha. Nah setelah berkutat dengan waktu akhirnya kita sampe juga ke tujuan kita, yaitu Sigeeeeeerrrr
Siger udah keliatan tuh dari atas kapal. wah sepertinya dekat yaaaaaa. Ok saat kita udah sampe di Bakauheni, langsung dihadapkan dengan kerumunan orang-orang mulai dari tukang ojek sampe tukang bis yang narik tangan menawarkan untuk mengantar ke tempat tujuan. Sayang gue ga sempat foto, Padahal gue mau nunjukin gimana rasanya jadi artis sekejap yang dikerubungi fansnya. Tapi emang dasar kurang ajar ada aja yang kesempatan buat remas-remas tangan gue, sialan banget emang tuh orang. 
Karena gue dan kak Nova mikir orang yang terpercaya adalah polisi maka kita mau coba nanya polisi, tapi apa daya yang ada hanya pegawai Dishub. Kita nanya tuh kalo mau ke siger lewat mana, yah dia kasih tau sih jalannya tapi tanpa disangka dia yang udah jadi pegawai Dishub masih mau "ngobyek". Bukan hanya satu pegawai, ada pegawai lainnya yang melakukan hal sama, sampe akhirnya kak Nova bilang "Udah kerja aja lo!!" karena kesel kali ya.
Dari pelabuhan Bakauheni, cukup mengikuti jalan dan bertanya ke orang aja lo bisa menghabiskan waktu sekitar 30 menit ke Siger dengan jalan kaki, tanpa foto-foto dijalan ya ntar dikira cabe-cabean lagi. Dengan perjalanan jauh, akhirnya Siger terlihat namun Siger keliatan tidak terawat tapi tempatnya bagus untuk berfoto-foto ria. 



Fotonya masih banyak, tapi ya sudahlah segini aja. oke sebelum balik, kita nyari oleh-oleh dulu karena didekat Siger ada pasar, dan taraaaaaaaaaaa pasarnya pasar tradisional bukan pasar oleh-oleh. lo ga bakal nemuin yang namanya gantungan kunci lampung deh disitu kecuali di gedung sigernya sendiri dan itu muahaaaal apalagi untuk ukuran mahasiswa yang masih makan Indomie untuk menyambung hidup, tapi untungnya ada 1 warung sembako yang jual kemplang dan pisang kepok coklat, dll, jadi singgah bentar dan beli deh.
Setelah itu kita balik lagi ke Bakauheni buat balik ke Serang, dan tetap foto dulu.

Tarif tiket penyebrangan dari Bakauheni ke Merak Rp.25000 aja karena naik kelas VIP AC. Lalu dari Merak ke Serang itu 10.000. liburan yang cukup murah bukan?
Okeeeee... udah ya cukup segini aja sharenya, maklum aja orang sibuk
Happy holidaaaaaaaayyyyyyy, nantikan info liburan dari gue selanjutnyaaaaaaa....


Semarang, I'm Comiiiiiiiiiinnnngggggggg

Kamis, 08 Januari 2015

LUKA

  • Kumelihat luka di dalam senyummu
    Meski kau tak pernah tuk mengakuinya
    Ada cerita di dalam rasa
    Semua yang nyata warnai hariku untukku
    Biarkanlah diriku bersamamu selalu
    Berdiri disini disampingmu selamanya
    Mungkin kau tak bisa lupakan dirinya
    Mungkin ku tak mampu mengganti hadirnya
    Namun ku bisa buat kau rasa
    Semua yang nyata di depanmu
    Biarkanlah diriku bersamamu selalu
    Berdiri disini disampingmu selamanya
    Berikanlah senyummu hapuskanlah sedihmu
    Ku ada disini disisimu selamanya
    Biarkanlah diriku bersamamu selalu
    Berdiri disini disampingmu selamanya
    Berikanlah senyummu hapuskanlah sedihmu
    Ku ada disini disisimu selamanya

yoola carl

yoola carl
ntahlah

Pengikut

yoola caroline fan box

Project Playlist